Si Idiot Jenius

/
0 Comments

Selalu. Entah mungkin sudah beribu kali ini terjadi. Selalu saja Kau datang di saat yang tepat.
Entah itu bagaimana caranya, tapi memaang di saat yang tepat. Seperti Tuhan tak mengizinkan aku untuk mencari cinta yang baru, Kau selalu datang. Menghancurkan benih yang mulai tumbuh menjadi kecambah cinta kecil yang rapuh. Kau seperti akar pohon kuat yang menjalar dan hancurkan akar cinta rapuh itu. membuatku selalu melihatmu kembali.
Aku lelah berbahasa puitis. "Kau" yang kumaksud dalam post ini adalah seseorang "Idiot yang selalu dengan suksesnya membuat Aku stay-cool di status jomblo" entah saking idiot-nya atau saking kuat feeling-nya hingga Dia mampu berbuat demikian.
Dia bukan milik aku, dia itu tuh milik orang lain. kadang aku risih juga lahya...kalo dia memperlakukan aku seperti yang aku mau. Bagaiman dengan sesorang sang pemilik hati itu? hancur? pasrah? ga mungkin. Pasti aku kena sesuatu hal buruknya.
Si idiot jenius membuat saya selalu kepikiran. Padahal sebetulnya banyak yang lain yang lebih pantas dipikirkan. Tapi inilah keadaanya. FRONTALNYA! Disaat Aku mulai menyayangi (cie menyayangi ) orang lain.  Dia datang, dengan semua harapan kosong yang aku ketahui bahwa itu harapan kosong~ tapi tetap aku harapkan kedatangannya. Pokoknya si Idiot Jenius  ini menybalkan.



You may also like

Tidak ada komentar:

Mengenai Saya

Foto saya
Since 1996 Delusional
Tasa Sri Inten Puspitasari. Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Berbagi lah disini

Pengikut